Pendakian Gunung Ciremai via Apuy Ditutup Sementara, Pendaki Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem

Ciremai via Apuy

Instagram/@ardiansah_faturohman

Mounture.com — Pendakian Gunung Ciremai melalui jalur Apuy ditutup sementara mulai 24 Januari 2026 menyusul kondisi cuaca ekstrem yang melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC).

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pendaki, mengingat meningkatnya risiko akibat angin kencang dan banyaknya pohon tumbang di jalur pendakian.

Informasi penutupan ini disampaikan oleh pengelola jalur melalui akun Instagram resmi @apuy.ranger. “Pendakian Gunung Ciremai via Apuy ditutup sementara sampai batas waktu yang ditentukan dikarenakan cuaca sekarang yang ekstrem,” tulis akun tersebut.

BACA JUGA: 10 Kuliner Aceh Paling Populer yang Wajib Dicoba saat Berkunjung ke Serambi Mekkah

Meski jalur Apuy ditutup, pengelola mengingatkan bahwa pendaki yang telah melakukan booking online melalui jalur pendakian lain tetap harus meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi angin di kawasan Gunung Ciremai dilaporkan cukup kencang, sehingga pendaki diimbau untuk memilih lokasi berkemah yang aman, jauh dari pohon besar atau area rawan tumbang, menghindari mendirikan tenda di punggungan terbuka, serta selalu memantau perubahan cuaca selama pendakian.

Khusus bagi pendaki dengan rencana Tek Tok (naik–turun dalam satu hari), pengelola menetapkan batas waktu demi keselamatan:

– Waktu mulai pendakian minimal pukul 04.00 WIB

– Batas maksimal turun dari puncak pukul 12.00 WIB

– Wajib sudah tiba di basecamp paling lambat pukul 18.00 WIB

“Utamakan keselamatan,” menjadi pesan utama yang ditekankan pengelola jalur.

BACA JUGA: Jangan Mendaki! Cuaca Ekstrem Sedang Melanda Indonesia

Sebagai gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian 3.078 mdpl, Gunung Ciremai dikenal memiliki karakter jalur yang panjang, terbuka, dan cukup terpapar angin, terutama di jalur-jalur populer seperti Apuy, Linggarjati, dan Palutungan. Saat cuaca ekstrem, risiko hipotermia, tertimpa pohon tumbang, hingga tersesat meningkat signifikan.

Mengacu pada praktik pendakian aman, pendaki disarankan untuk tidak memaksakan summit attack saat kondisi cuaca tidak stabil. Keselamatan selalu lebih utama dibandingkan mencapai puncak.

Sebagai informasi pelengkap, berikut beberapa tips keselamatan yang relevan bagi pendaki Gunung Ciremai saat musim cuaca ekstrem:

– Cek informasi resmi TNGC dan pengelola jalur sebelum berangkat

– Gunakan perlengkapan tahan angin dan hujan, termasuk jaket, flysheet, dan emergency blanket

– Bawa logistik cadangan dan perlengkapan P3K

– Hindari pendakian solo

– Siap mengambil keputusan turun lebih awal jika cuaca memburuk

– Pendakian gunung bukan sekadar soal fisik, tetapi juga kemampuan membaca situasi dan mengambil keputusan yang tepat di lapangan.

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi terkait waktu pembukaan kembali jalur Apuy. Pendaki diimbau untuk terus memantau kanal komunikasi resmi pengelola jalur dan Taman Nasional Gunung Ciremai, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

Penutupan jalur ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan aktivitas pendakian di Gunung Ciremai tetap aman dan berkelanjutan.

(mc/ril)