
Suasana Danau Ranu Kumbolo di Gunung Semeru
Mounture.com — Usai ditutup pada November 2025, kegiatan pendakian Gunung akan kembali dibuka. Jadwal pembukaan Gunung Semeru tahun 2026 resmi diumumkan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) melalui Keputusan Kepala Balai Besar TNBTS Nomor 112 Tahun 2025.
Keputusan ini mengatur waktu penutupan dan pembukaan kawasan Gunung Semeru serta kawasan Bromo sepanjang tahun 2026, dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, cuaca ekstrem, dan pemulihan ekosistem.
Gunung Semeru sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa menjadi destinasi favorit para pendaki. Oleh karena itu, informasi jadwal pembukaan pendakian Gunung Semeru 2026 sangat penting agar pendaki dapat merencanakan perjalanan dengan aman dan sesuai regulasi.
BACA JUGA: Shio Pendaki di 2026: Peruntungan Naik Gunung di Tahun Kuda Api
Berdasarkan keputusan resmi TNBTS, pendakian Gunung Semeru ditutup pada periode 1 Januari – 31 Maret 2026, dan 1 – 31 Desember 2026.
Penutupan ini dilakukan untuk revitalisasi ekosistem serta mengantisipasi faktor cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan pendaki.
Dengan demikian, jadwal pembukaan Gunung Semeru 2026 berada pada periode 1 April – 30 November 2026, selama tidak ada kebijakan penutupan tambahan akibat kondisi alam atau status aktivitas vulkanik.
TNBTS menegaskan bahwa kebijakan penutupan pendakian Semeru merupakan hasil keputusan bersama para pihak terkait. Faktor utama penutupan meliputi curah hujan tinggi dan potensi cuaca ekstrem, risiko tanah longsor dan angin kencang, pemulihan ekosistem jalur pendakian, dan upaya mitigasi bencana alam.
BACA JUGA: Balancia Tanam 10.000 Mangrove di Pesisir Selatan DIY, Respons Nyata atas Krisis Lingkungan
Sebelumnya, TNBTS juga telah memperpanjang penutupan pendakian Semeru pada akhir 2025 berdasarkan imbauan BMKG terkait potensi cuaca ekstrem sepanjang Desember.
Bagi pendaki yang telah membeli tiket pendakian melalui bromotenggersemeru.id pada periode 20 November – 18 Desember 2025, TNBTS memberikan opsi penjadwalan ulang (reschedule). Mekanisme reschedule akan diumumkan secara resmi setelah ada kepastian pembukaan jalur pendakian.
Untuk diketahui, mulai tahun 2026, TNBTS juga memberlakukan gelang asuransi pengunjung bagi wisatawan dan pendaki. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan perlindungan dan keselamatan pengunjung selama berada di kawasan TNBTS.
(mc/ril)






