Gunung Api Banda: Pesona Pendakian dengan Panorama Laut dan Kepulauan

Gunung Api Banda

Foto: Instagram/@pesonaid_travel

Mounture.com — Bagi pencinta alam yang ingin menikmati keindahan gunung dan lautan sekaligus, Gunung Api Banda menjadi destinasi yang patut masuk daftar kunjungan. Gunung api aktif dengan ketinggian 656 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini berada di tengah Kepulauan Banda, Provinsi Maluku.

Gunung Api Banda memiliki nama asli Ganapus, namun lebih dikenal dengan sebutan Gunung Api Banda. Keberadaannya menjadi landmark utama Kepulauan Banda, menyambut setiap pengunjung yang datang ke kawasan bersejarah penghasil rempah di Maluku Tengah.

Gunung Api Banda merupakan sebuah pulau gunung api yang diapit oleh dua pulau besar, yakni Pulau Banda Besar dan Pulau Naira. Pendakian menuju puncak Ganapus dapat dimulai dari lereng bagian selatan.

Dalam kondisi fisik yang prima, pendaki dapat mencapai puncak dalam waktu sekitar 3 hingga 4 jam. Meski tidak terlalu tinggi, jalur pendakian Gunung Api Banda tergolong cukup menantang.

BACA JUGA: Jalur Pendakian Gunung Raung, Tantangan Nyata Menuju Puncak Sejati

Jalur pendakian memiliki kemiringan rata-rata sekitar 45 derajat, dengan permukaan berupa batu kerikil sisa letusan gunung api. Medan seperti ini menuntut kehati-hatian ekstra, terutama saat menanjak dan turun.

Mengutip informasi dari laman pesona.travel, waktu terbaik untuk memulai pendakian Gunung Api Banda adalah sekitar pukul 04.00 WIT. Dengan waktu tersebut, pendaki berpeluang mencapai puncak sebelum matahari terbit dan menikmati panorama sunrise dari ketinggian.

Hutan di Gunung Api Banda tergolong cukup lebat, meski pepohonan yang menaungi jalur pendakian hanya sampai sekitar setengah ketinggian gunung. Setelah itu, vegetasi berubah menjadi semak belukar.

Memasuki area puncak, hampir tidak ditemukan pepohonan. Vegetasi didominasi oleh rumput dan bebatuan vulkanik, memberikan kesan tandus namun eksotis khas gunung api aktif.

BACA JUGA: Pulau Nusamanuk, Pulau Terluar di Selatan Jawa yang Menyimpan Pesona Alam Tasikmalaya

Saat mendekati puncak, bau belerang mulai tercium cukup kuat. Dari puncak, pendaki dapat menyaksikan Kawah Ganapus yang masih aktif dan mengepulkan asap di sisi barat.

Sementara itu, ke arah timur terbentang panorama Pulau Naira dan Banda Besar dengan hamparan laut biru yang memanjakan mata. Bahkan, dari sela-sela bebatuan di sekitar puncak masih terasa hembusan udara panas yang berasal dari kawah.

(mc/ril)