0

Ini Tips Membeli GPS Tracker

  • 21 November 2019 14:02

(Mounture.com) — GPS tracker (pelacak GPS) adalah aksesori mobil yang bisa membantu pemilik mobil melacak keberadaan mobil kesayangannya. Hal ini dibutuhkan kalau terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti pencurian mobil.

Karena cukup banyak peminatnya, saat ini ada cukup banyak produk GPS Tracker dari berbagai merek dan fitur di pasaran, mulai produk lokal sampai impor. Jika Anda berminat untuk membeli piranti keamanan ini, berikut beberapa tips yang dilansir dari laman Suzuki Indonesia.

1. Cek kelengkapan fiturnya

Tak cuma bisa memantau atau melacak kendaraan saja, GPS tracker juga sebaiknya mampu memantau rute perjalanan selama beberapa bulan terakhir. Selain itu pastikan juga GPS tracker yang Anda pilih sudah dilengkapi dengan fitur kecepatan, mendengarkan suara dalam kabin, sensor batas kecepatan, tombol darurat (SOS), fitur matikan mesin (engine cut off) dari jarak jauh, sensor mesin kendaraan (on/off), dan lain sebagainya.

Tak kalah penting, pastikan GPS tracker tersebut juga telah dilengkapi sistem monitoring user friendly atau mudah dipahami, dan dukungan aplikasi yang bisa diakses di banyak perangkat, seperti PC dan Smartphone.

2. Pilih GPS Tracker yang mempunyai server center sendiri

GPS Tracker yang mempunyai server center sendiri ini artinya dikelola oleh sendiri perusahaan tersebut. Jangan memilih GPS Tracker yang servernya menyewa pada penyedia hosting, atau ada yang numpang di hosting gratisan karena biasanya GPS Tracker yang tidak memiliki server sendiri kuota penyimpanan pada server sangat minim dan waktu akses akan lebih lambat, karena server menangani segala macam data dan traffic yang tinggi bersamaan dengan pemakai lain yang memang tidak difokuskan untuk GPS.

3. Pastikan punya ijin resmi dan sertifikasi postel

Perusahaan GPS Tracker di mana Anda membeli alat tersebut harus memiliki ijin resmi dan sertifikasi Postel. Ini salah satu yang paling penting karena kalau tidak risiko terblokir karena masuk Indonesia secara ilegal atau tidak resmi menjadi sangat besar.

4. Perhatikan layanan purna jual

Layanan purna jual sangat penting karena jika alat tersebut bermasalah atau rusak Anda bisa segera memperbaikinya. (MC/PC)

Foto: dok. Suzuki Indonesia