0

Estimasi Waktu Mendaki Gunung Rinjani via Sembalun

Jalur pendakian Gunung Rinjani via Sembalun menuju ke Pos 3 (Mounture.com/Fian)

Mounture.comGunung Rinjani yang berada di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu destinasi wisata pendakian yang menjadi mimpi pendaki Indonesia untuk digapai.

Gunung dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu memiliki beberapa jalur pendakian resmi, seperti via Sembalun, Senaru, Aik Berik, Timbanuh, dan Torean. Diantara jalur-jalur pendakian resmi itu, via Sembalun merupakan jalur pendakian favorit untuk menggapai ke puncak Gunung Rinjani.

Untuk mencapai ke Puncak Gunung Rinjani, pendaki bisa menempuh perjalanan sekitar 18 jam perjalanan. Oleh karenanya, biasanya pendaki akan melakukan pendirian tenda di tengah-tengah perjalanan sebelum melanjutkan keesokan harinya. Adapun lokasi camp yang sering dijadikan lokasi untuk berkemah ialah di sekitar Pos 2 atau Pos 3.

Baca juga: Panorama Air Terjun Penimbungan di Gunung Rinjani

Perlu diketahui, jika melalui jalur pendakian via Sembalun, pendaki diminta untuk menggunakan baju lengan panjang atau menggunakan topi. Sebab, jalur pendakian Sembalun didominasi oleh sabana yang cukup luas. Jadi pendaki akan merasakan terik matahari yang cukup menyengat saat perjalanan.

Adapun untuk sumber air, terdapat di Pos 2, dan Pos 3, maka pendaki biasanya mendirikan tenda di dua pos pendakian tersebut. Setelah kedua pos itu, sumber air akan ada di Pelawangan Sembalun.

Berikut ini estimasi waktu mendaki ke Puncak Gunung Rinjani via Sembalun.

* Desa Sembalun – Pos 3 ditempuh sekitar 7 jam perjalanan dengan kondisi jalur didominasi padang sabana.

* Pos 3 – Pelawangan Sembalun sekitar 6 jam perjalanan, di mana perjalanan akan didominasi dengan tanjakan yang cukup terjal atau dikenal dengan nama tanjakan penyesalan atau bukit penyesalan.

* Pelawangan Sembalun – Puncak Rinjani 5 jam perjalanan, kontur medan yang akan dilalui untuk menuju ke puncak didominasi pasir. Jadi direkomendasikan untuk menggunakan pelindung kaki atau gaiters saat akan menuju ke puncak Rinjani. (MC/LS)