0

TN Babul Gelar Kegiatan Kembali ke Lapangan

(Mounture.com) — Demi meningkatkan kapasitas pengendalian ekosistem hutan, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) menggelar kegiatan bertajuk ‘Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung Kembali ke Lapangan’ yang berlangsung di Padang Loang, Desa Bentenge, Mallawa, Maros, 24-26 April 2018.

Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 orang ini digelar di alam terbuka agar menyatu dengan alam. Dimana peserta menginap di tenda dan saat belajar, panitia menyiapkan tenda besar. Personil Manggala Agni Brigade Macaca didaulat sebagai panitia pelaksana.

Adapun peserta kegiatan ini terdiri dari pejabat fungsional pengendali ekosistem hutan, polisi kehutanan, dan pegawai tidak tetap taman nasional. Sementara narasumber yang diundang panitia sangat kompeten di bidangnya, yakni Nasri, staf pengajar dari Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin Makassar yang menyampaikan materi mengenai analisis vegetasi.

(dok. Instagram/@tnbabul)

Sedangkan pemateri kedua yaitu Rustam, dosen Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman, Samarinda yang menyampaikan materi identifikasi satwa liar dengan menggunakan kamera jebak/camera trap. Materi ini pun terbilang cukup mendukung, pasalnya Balai Taman Nasional Bantimurung telah memiliki 5 camera trap.

“Saya berharap setelah pelatihan ini teman-teman sudah bisa menggunakan alat ini. Kemudian mengidentifikasi mamalia besar yang selama ini sulit kita jumpai seperti rusa (Cervus timorensis) ataupun musang sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii) jika memungkinkan,” ujar Yusak Mangetan, Kepala Balai TN Babul, baru-baru ini.

Sekedar informasi, Padang Loang adalah zona tradisional Taman Nasional yang berupa hamparan savana seluas 70 hektar yang dimanfaatkan masyarakat setempat mengembalakan sapi dan kudanya secara liar. (MC/DC)