0

Pasca Erupsi, Gunung Merapi Ditutup Sementara

  • 12 Mei 2018 07:13

Pasar Bubrah, Gunung Merapi (dok Instagram/@btngunungmerapi)

(Mounture.com) — Pasca terjadinya letusan freatik Gunung Merapi, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mengeluarkan surat edaran terkait penutupan obyek wisata yang terdapat di dalam kawasan TNGM, Jumat (11/5).

Dalam surat edaran bernomor SE.25D/BTNGM/TU/Ren/05/2018 tentang Penutupan Obyek Wisata di Kawasan Taman Nasional Gunung Merapi yang ditandatangani oleh Kepala Balai TNGM Ammy Nurwati tertanggal 11 Mei 2018 disebutkan bahwa 5 obyek wisata akan ditutup sementara sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Adapun kelima obyek wisata tersebut antara lain:
1. Tlogo Muncar dan Tlogo Nirmolo, Kaliurang, Pakem, Sleman
2. Panguk dan Plunyon, Kalikuning, Cangkringan, Sleman
3. Sapuangin dan Deles Indah, Kemalang, Klaten
4. Jurang Jero, Srumbung, Magelang
5. Pendakian Gunung Merapi baik melalui Selo Boyolali maupun Sapuangin, Klaten.

Seperti diketahui, Gunung Merapi yang terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman kembali mengalami erupsi, Jumat (11/5) sekitar pukul 07.40 WIB.

Letusan yang disertai dengan suara gemuruh ini disebut pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memiliki tekanan sedang hingga kuat dan tinggi kolom 5.500 meter dari puncak kawah.

Kendati demikian, status dari Gunung Merapi ini masih dalam tingkatan Normal, pasalnya menurut laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi dikatakan bahwa letusan yang terjadi merupakan letusan minor yang dipacu oleh akumulasi gas vulkanik dan kemungkinan tidak akan diikuti oleh erupsi lebih lanjut. (MC/DC)