0

Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Merapi Mengalami Penurunan

  • 21 Juli 2018 08:14


(Mounture.com) — Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mengumumkan statistik kunjungan wisatawan di Objek Wisata Alam (OWA) TN Gunung Merapi selama libur Lebaran pada 11-20 Juni 2018 mengalami penurunan. Hal tersebut terjadi karena adanya tingkat kenaikan status Gunung Merapi dari sebelumnya siaga menjadi waspada.

Status gunung yang berada di empat Kabupaten yaitu Kabupaten Sleman (Yogyakarta), Kabupaten Klaten, Boyolali dan Magelang ini memang sedang dalam tingkat waspada yang ditetapkan pada 21 Mei 2018 lalu. Dengan status waspada tersebut maka masyarakat yang berada di radius 3 kilometer harus mengosongkan area itu.

Hal itu pula yang menjadi dampak penurunan tingkat kunjungan wisatawa di OWA TN Gunung Merapi pada musim mudik Lebaran. Dari 6 OWA yang ada di TN Gunung Merapi, 2 diantaranya yaitu jalur pendakian Sapuangin dan Selo masih ditutup untuk aktivitas pendakian.

Sementara 4 OWA lainnya yaitu Jurang Jero, Muncar Nirmolo, Pyunyon Kalikuning dan Deles Indah masih dibuka, pasalnya OWA tersebut berada di luar dari radius bahaya yakni 3 kilometer. Adapun OWA Jurang Jero, didatangi wisatawan sebanyak 230 orang, dengan nilai pemasukan Rp1,315 juta.

Kemudian, Muncar Nirmolo berhasil meraih pendapatan sebesar Rp66,555 juta atau menurun dari tahun 2017 lalu yang mencapai Rp141,639 juta. Adapun jumlah wisatawan pada 2018 mencapai 9.495 orang atau menurun dari tahun lalu dengan jumlah wisatawan sebanyak 19.720 orang.

Untuk Pyunyon Kalikuning, TNGM berhasil meraup Rp4,290 juta atau menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp7,102 juta. Sedangkan jumlah wisatawan yang datang ke OWA ini adalah 660 orang menurun dari tahun 2017 lalu yang mencapai 994 orang.

Sedangkan OWA Deles Indah, didatangi wisatawan sebanyak 632 orang atau menurun dari tahun lalu yang mencapai 878 orang. Pendapatan yang diperoleh pada 2018 ini mencapai Rp3,160 juta menurun jika dibandingkan tahun lalu sebesar Rp4,715 juta. (MC/DC)