0

Ini Gunung yang Mulai Buka Pada April 2018

  • 8 April 2018 08:25

Danau Segara Anak di Gunung Rinjani (dok. Instagram/@mujahid_marten)

(Mounture.com) — Mulai awal Januari 2018 lalu, banyak gunung di Indonesia yang menutup jalur pendakiannya. Hal ini rutin dilakukan untuk keperluan perbaikan ekosistem dan juga mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karena curah hujan yang tinggi.

Di April 2018 ini, gunung-gunung di Pulau Jawa dan Lombok kembali membuka jalur pendakiannya. Berikut ini gunung-gunung yang mulai membuka jalur pendakiannya, yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Gunung Gede Pangrango
Melalui surat edaran bernomor SE.1720/BBTNGGP/Kabidtek/Tek.P2/12/2017 tertanggal 28 Desember 2017, Gunung Gede Pangrango ditutup mulai 1 Januari 2018 dan kembali dibuka pada 1 April 2018. Bahkan pihak Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pun memberlakukan sistem baru menjelang pembukaan jalur pendakian gunung yang terletak di Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat ini.

2. Gunung Semeru
Melalui surat edaran bernomor PG.153/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/3/2018 tertanggal 29 Maret 2018, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromor Tengger Semeru (BB TNBTS) mengumumkan pembukaan jalur pendakian Gunung Semeru yang mulai dibuka pada 4 April 2018.

3. Gunung Prau
Salah satu gunung favorit, Gunung Prau memberlakukan penutupan jalur pendakiannya selama 3 bulan dan pada Kamis (5/4/2018) resmi membuka kembali jalur pendakiannya. Pembukaan jalur ini disebutkan dalam surat edaran yang dikeluarkan oleh Perum Perhutani dengan nomor 423/005.2/Bisnis/KDU/Divre-Jateng tertanggal 4 April 2018.

4. Gunung Salak
Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS) menutup jalur pendakian Gunung Salak pada 5 Desember 2017 lalu, dan rencananya gunung yang terletak di Bogor, Jawa Barat ini akan kembali membuka jalur pendakian pada awal April 2018 ini, meski belum dipastikan kapan tepatnya jalur pendakiannya akan resmi dibuka.

5. Gunung Rinjani
Gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini menutup jalur pendakiannya pada 1 Januari 2018 lalu, dan membuka kembali jalur pendakiannya pada 1 April 2018. (MC/DC)